Mainan Vertikal Kultur bagian 2

Kali saya tulis tentang perkembangan tanaman bawang merah yang saya tanam pada hari minggu lalu.
Hasilnya, bagiku yang tidak pernah menanam bawang merah, mengagumkan... subhanallah...

Ilmu yang saya dapatkan:

Pada HST hari pertama, itu sudah terlihat tunasnya.
Untuk jumlah air yang di siram, kalau menyiram dengan air satu gelas , itu terlalu banyak, bisa meluber keluar.
Jadi, untuk pipa yang cuman 1 meter dan pipa 3", cuman perlu 1/2 gelas saja.

Untuk umbi bibit, pemotongan sebaiknya separuh saja.
Saya coba memotong sampi 1/3 dekat pangkal akar, tapi malah mati menjadi kering.
Menurut grup Hidroponik di FB, untuk menanam umbi bawang merah yang umur nya 30 hari sebaiknya di potong separuh, untuk mempercepat munculnya tunas.

Dan yang terakhir, saya sempat berpikir tanah kurang gembur, karena saya lihat ada akar keluar dari tanah di sekitar umbi.
Tapi pada hari ke lima, saat saya cek umbi umbi yang rusak, ternyata ada akar yang menembus ke tempat umbi yang rusak itu.
Jadi dalam satu pipa, cukup diberi satu bungkus pupuk organik saja.





Oh iya, Saya menyiram nya dua kali sehari, sebelum berangkat kerja dan sepulang kerja.
kira2 pada jam 08:00-09:00, dan jam 17:00-18:00.


Catatan, HST itu adalah Hari Setelah Tanam.
dan adalagi HSS, itu adalah Hari Setelah Semai.
Itu adalah istilah yang sering dipakai pada forum diskusi pertanaman/pertanian.

Ini ada foto foto nya....
saya foto saat tunas sudah keluar banyak, jadi mulai hari ke tiga.

Foto HST 3:










Foto HST 4:





Air yang saya siram sekarang cuman setengah gelas saja.



Foto HST 5:






Saya pikir tanah terlalu keras, akar sampai keluar.



Foto HST 6:





Akar menembus ke lubang tanam bekas Umbi yang rusak.




Jika ada yang mau di tanyakan, silahkan di tanyakan di komentar.
Akan saya bantu sepanjang pengetahuan saya sebagai seorang pemula.


Semoga membantu. :)


Previous
Next Post »